Bank Mandiri Salurkan Kredit ke Sektor Infrastruktur Sebesar Rp 226,8 Triliun di Kuartal I-2022

Bank Mandiri terus fokus membidik penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan dan infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Corporate SecretaryBank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, upaya ini selaras dengan langkah Pemerintah yang mempercepat pembangunan di Indonesia lewat implementasi Proyek Strategis Nasional. Merujuk data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, setidaknya terdapat sebanyak 201 proyek dan 10 program dalam Proyek Strategis Nasional Terbaru.

Proyek proyek tersebut tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja melainkan tersebar di luar Pulau Jawa. Untuk itu, Bank Mandiri tengah mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmenwholesale, yang menjadi keunggulan bisnis perseroan. Tercermin dari penyaluran kredit Bank Mandiri yang menembus Rp1.072,9 triliun di kuartal I 2022, tumbuh 8,93 persen secara tahunan (year on year/yoy).

“Segmenwholesaleyang menjadicore competenceBank Mandiri juga mampu mencatat pertumbuhan sebesar 7 persen (yoy), atau mencapai Rp549,8 triliun di akhir Maret 2022,” ujar Rudi di Jakarta, Rabu (11/5/2022). Bila dirinci, penyaluran kreditwholesaleBank Mandiri ditopang oleh beberapa sektor unggulan seperti proyek pemerintah yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 19 persen per Maret 2022 secara tahunan. Di samping itu, sektor makanan dan minuman serta energi dan air juga tumbuh membaik masing masing sebesar 18 persen dan 14 persen (YoY) pada akhir Maret 2022 lalu.

Dukungan Bank Mandiri terhadap pemerataan ekonomi di Tanah Air juga diwujudkan lewat pembiayaan ke proyek infrastruktur. Hingga Maret 2022, Bank Mandiri, lanjut Rudi, telah berhasil menyalurkan kredit ke sektor infrastruktur sebesar Rp 226,8 triliun, tumbuh sebesar 2,93 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari nilai tersebut, pembiayaan yang telah disalurkan untuk pembangunan jalan mencapai Rp41,7 triliun dan untuk pembangunan transportasi sebesar Rp57,7 triliun.

Melihat pencapaian yang positif ini, Bank Mandiri optimis target pertumbuhan kredit di tahun ini dapat terealisasi. Tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati hatian. “Pembiayaan tersebut disalurkan ke dalam proyek pembangunan yang sebagian besar digagas oleh pemerintah antara lain sektor konstruksi, jalan, migas, energi terbarukan, transportasi dan lain lain,” ucap Rudi “Termasuk untuk pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan laut dan jalur kereta api yang sudah dimanfaatkan masyarakat saat periode cuti bersama lebaran kemarin,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.